Usai Dilaporkan LP2M Sultra dan Ditegur DLHK, Manajer Mie Gacoan Kendari Akui Pipa Saluran Sempat Bocor

KENDARI, REALSULTRA.COM – Aroma tidak sedap yang tercium di sekitar lokasi usaha PT Pesta Pora Abadi (Mie Gacoan) di Jalan Jenderal AH Nasution, Kota Kendari, menjadi sorotan setelah dilaporkan oleh Literasi Perkumpulan Pemuda Mahasiswa (LP2M) Sulawesi Tenggara kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari.

Tim Realsultra.com yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi masih mencium aroma menyengat di sekitar area saluran pembuangan yang berada tidak jauh dari akses jalan umum. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Laporan LP2M Sultra kemudian ditindaklanjuti oleh DLHK Kota Kendari dengan melakukan pemeriksaan lapangan terhadap sistem pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan.

Dalam wawancara dengan Realsultra.com, Manajer Mie Gacoan Kendari, Akram, mengakui bahwa sebelumnya terdapat pipa saluran yang mengalami kebocoran.

“Memang sempat ada pipa yang bocor, tetapi saat ini sudah dilakukan perbaikan,” ujar Akram.

Saat ditanya mengapa penanganan baru dilakukan setelah adanya perhatian dari DLHK, Akram menjelaskan bahwa pihaknya terkendala aktivitas operasional yang padat.

“Kami sedang sibuk dengan aktivitas operasional sehingga penanganannya tidak langsung dilakukan,” katanya.

Akram juga membenarkan bahwa petugas DLHK Kota Kendari telah mendatangi lokasi usaha untuk melakukan pemeriksaan awal. Dalam kunjungan tersebut, pihak perusahaan mendapat teguran serta diminta menyerahkan sejumlah dokumen terkait pengelolaan lingkungan untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua LP2M Sultra, La Ode Tangkaliwu, menegaskan bahwa laporan yang disampaikan bertujuan mendorong adanya pemeriksaan menyeluruh guna memastikan pengelolaan lingkungan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, aroma tidak sedap yang tercium di sekitar lokasi telah menjadi perhatian karena berada di kawasan yang ramai dilalui masyarakat setiap hari.

Hingga berita ini diterbitkan, DLHK Kota Kendari masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut dan belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait hasil pemeriksaan di lapangan maupun dokumen perusahaan.

Realsultra.com akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai bagian dari komitmen menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup