KETUA DPM FKIP UHO DUKUNG ILHAM, DESAK POLISI SEGERA CEK CCTV DAN UNGKAP FAKTA

Kendari – Ketua DPM FKIP Universitas Halu Oleo (UHO), Uman Kolbi Milhar, menyatakan dukungan kepada Ilham yang menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa penganiayaan di kamar kosnya.

Uman mendesak pihak Kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan secara cepat dan menyeluruh, terutama dengan memeriksa rekaman CCTV yang dapat membantu mengungkap kronologi serta mengidentifikasi pihak yang melakukan tindakan kekerasan.

Menurut Uman, berdasarkan keterangan Ilham dalam pemberitaan, dirinya baru bangun setelah mendengar adanya keributan. Karena itu, kronologi kejadian harus dilihat secara utuh dan tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa Ilham merupakan pihak yang memulai keributan atau melakukan tindakan sebelumnya.

Ilham sudah menjelaskan bahwa dirinya baru bangun karena mendengar keributan. Kemudian dalam video yang beredar, Ilham juga mengatakan bahwa ‘lebih bagus CCTV dicek‘. Jadi, menurut kami, jangan membangun kesimpulan hanya dari potongan video. CCTV harus diperiksa untuk melihat siapa sebenarnya pelaku dan bagaimana kejadian itu dimulai, tegas Uman.

Ia menilai, jika keterangan Ilham tersebut benar dan kemudian rekaman CCTV menunjukkan bahwa Ilham memang bukan pihak yang memulai kejadian, maka dugaan bahwa Ilham menjadi korban salah sasaran perlu mendapat perhatian serius dari Kepolisian.

Dari keterangan yang disampaikan Ilham dan pentingnya pemeriksaan CCTV, ada dugaan kuat bahwa Ilham merupakan korban salah sasaran. Tetapi kami serahkan pembuktiannya kepada Kepolisian. Yang kami minta adalah jangan sampai Ilham justru dirugikan karena informasi yang tidak utuh, lanjutnya.

Uman meminta Kepolisian segera mengamankan dan memeriksa CCTV, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan seluruh alat bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Lebih bagus cek CCTV. Biar CCTV yang berbicara.Dari sana bisa dilihat siapa yang datang, siapa yang melakukan tindakan kekerasan, bagaimana kejadian bermula, dan apa yang sebenarnya terjadi. Jangan hanya berdasarkan satu versi atau potongan video yang beredar,” ujar Uman.

Sebagai Ketua DPM FKIP UHO, Uman juga menyampaikan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dan mendesak Kepolisian agar tidak berlarut-larut dalam melakukan penyelidikan.

Kami mendesak Kepolisian untuk segera bergerak. Dalam waktu 1 x 5 hari kami meminta adanya perkembangan yang jelas dalam proses penyelidikan. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak ada kejelasan mengenai penanganan perkara ini, maka kami dari Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (KBM FKIP UHO), akan turun melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk kontrol sosial dan desakan kepada aparat penegak hukum, tegasnya.

Uman menekankan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghakimi siapa pun. Namun, ia meminta agar fakta mengenai dugaan penganiayaan terhadap Ilham segera diungkap secara objektif.

Kami tidak meminta Kepolisian menghukum seseorang tanpa bukti. Kami hanya meminta kebenaran diungkap. Periksa CCTV, periksa saksi, telusuri kronologi dari awal, dan pastikan siapa yang sebenarnya melakukan tindakan kekerasan. Jika Ilham memang menjadi korban salah sasaran, maka dia juga harus mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum.

Editor : Man

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup