51 Desa di Sultra Segera Dialiri Listrik PLTS, Pemprov Target Tuntas Sebelum 2028
KENDARI, REALSULTRA.COM – Kabar baik bagi masyarakat di wilayah terpencil Sulawesi Tenggara. Pemerintah Provinsi Sultra menargetkan seluruh desa yang belum menikmati aliran listrik dapat terlayani sebelum tahun 2028 melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Program elektrifikasi tersebut menyasar 51 desa yang tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Muna, Muna Barat, Buton Utara, Buton Tengah, Bombana, dan wilayah lainnya yang masih mengalami keterbatasan akses energi listrik.
Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Sultra, Andi Setiawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Menurutnya, pembangunan PLTS menjadi solusi yang efektif untuk menjangkau desa-desa terpencil, kepulauan, dan kawasan yang belum terhubung dengan jaringan listrik konvensional.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan,” ujarnya.
Beberapa desa yang masuk dalam daftar penerima program antara lain Desa Woru-Woru, Tambeanga, Wandaeha, Labotaone, Cempedak, Koepisino, Kokoe, Talaga Besar, Labulawa, Baliara Kepulauan, hingga sejumlah desa di Kabupaten Muna Barat.
Pemerintah Provinsi Sultra optimistis target elektrifikasi desa dapat tercapai sesuai jadwal sehingga seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menikmati akses listrik yang merata dan berkelanjutan.
(Realsultra.com)





