Pertalite Langka di Kendari, Warga Desak Penertiban Pengecer BBM dan Pengawasan Distribusi

KENDARI – Kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite kembali dikeluhkan masyarakat di Kota Kendari. Antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat terlihat di SPBU Anggoeya, membuat para pengendara harus menunggu sampai 4 jam untuk mendapatkan BBM.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga diperkirakan mencapai sekitar satu kilometer. Kondisi tersebut kembali memicu keluhan masyarakat yang berharap pasokan Pertalite segera kembali normal.

Sejumlah pengemudi menilai persoalan antrean dipengaruhi oleh berbagai faktor. Selain keterbatasan pasokan, mereka menduga adanya kendaraan yang berulang kali mengantre untuk membeli Pertalite. Warga juga menyoroti maraknya pengecer BBM atau “Pertamini” yang diduga memperoleh pasokan untuk dijual kembali, sehingga mereka meminta pemerintah dan aparat memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi.

Sebagian warga juga berpendapat bahwa kenaikan harga Pertamax membuat sebagian pengguna kendaraan beralih ke Pertalite, sehingga permintaan terhadap BBM bersubsidi meningkat.

“Kami berharap pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum lebih serius mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Tertibkan pengecer yang tidak sesuai aturan dan pastikan Pertalite benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak,” ujar salah seorang pengemudi yang ikut mengantre.

Masyarakat berharap pemerintah bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem distribusi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran, sehingga antrean panjang yang terus berulang di sejumlah SPBU di Kota Kendari dapat diminimalkan.

Editor _Hendra

 

Redaksi
Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup