Pemerhati Pendidikan Desak Gubernur dan Kadis Pendidikan Sultra Evaluasi Pengadaan Seragam SMAN 2

KENDARI, REALSULTRA.COM – Keluhan sejumlah orang tua siswa terkait biaya paket seragam di SMAN 2 yang disebut mencapai Rp1.400.000 per siswa mendapat perhatian dari pemerhati pendidikan, Ahmad Sandana. Ia mendesak Gubernur Sulawesi Tenggara bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara segera turun tangan menyikapi persoalan tersebut.

Menurut Ahmad, besarnya biaya paket seragam yang terdiri dari seragam batik, seragam muslim, seragam olahraga, dan seragam adat dinilai membebani orang tua siswa, sehingga perlu dilakukan pengawasan secara menyeluruh.

“Kami meminta Gubernur Sulawesi Tenggara dan Kepala Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme pengadaan seragam di SMAN 2. Jangan sampai ada kebijakan yang justru memberatkan masyarakat, khususnya orang tua siswa,” kata Ahmad, Minggu (12/7/2026).

Ia menegaskan, Dinas Pendidikan harus menelusuri mekanisme penunjukan vendor, rincian harga setiap jenis seragam, serta memastikan seluruh proses pengadaan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, apabila hasil evaluasi menemukan adanya pelanggaran atau kebijakan yang tidak sesuai aturan, Gubernur diminta mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi kepala sekolah sesuai kewenangannya.

“Pendidikan harus berpihak kepada masyarakat. Jangan sampai biaya seragam menjadi penghalang bagi peserta didik untuk memperoleh hak pendidikan,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah orang tua mengeluhkan biaya paket seragam sebesar Rp1.400.000. Salah seorang orang tua yang enggan disebutkan namanya mengaku terpaksa mencari pinjaman karena uang yang dibawanya saat pengambilan seragam tidak mencukupi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN 2, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, maupun pihak terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi untuk memperoleh penjelasan demi memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup