Krisis BBM Melanda Sultra, PENARI Sultra Dukung Polda Sultra Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan di SPBUN Jompi Jaya Sentosa
KENDARI— Krisis dan antrean BBM di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya Kota Kendari, menjadi perhatian publik. Di tengah kondisi tersebut, Pusat Edukasi Aspirasi Rakyat Indonesia (PENARI) Sultra mendorong dan mendukung Polda Sultra mengusut dugaan penyelewengan distribusi BBM subsidi di SPBUN Jompi Jaya Sentosa, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna.
Koordinator PENARI Sultra, Gede Sukrada, meminta Polda Sultra melakukan pemeriksaan secara objektif dan menyeluruh. Pemeriksaan tidak cukup pada administrasi, tetapi harus menelusuri volume BBM yang diterima, jumlah yang disalurkan, data transaksi, dokumen penjualan, serta penerima BBM subsidi.
Polda Sultra harus memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi di lapangan. Jika ditemukan penyimpangan, proses sesuai hukum. Jika tidak terbukti, sampaikan hasil pemeriksaan secara transparan, tegas Gede.
Menurut PENARI Sultra, distribusi BBM subsidi harus tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Dugaan penyimpangan harus diuji berdasarkan data, dokumen, dan fakta, bukan sekadar asumsi.
BBM subsidi adalah hak masyarakat. Karena itu, setiap dugaan penyimpangan harus direspon secara hukum dan serius. Kami mendorong dan mendukung Polda Sultra mengusut tuntas secara profesional, transparan, dan objektif, tutup Gede.














